Friday, May 16, 2014

Rhinitis Vasomotor: Pengertian, Penyebab & Diagnosa

Ketika seseorang mengalami gejala rhinitis pada hidungnya, maka hidungnya akan mengalami peradangan. Gejalanya yaitu hidung gatal, hidung tersumbat, hidung meler dan bersin-bersin. Kondisi rhinitis bisa disebabkan oleh alergi (Rhinitis Alergi) dan juga bisa disebabkan oleh hal lainnya (Rhinitis Non-Alergi). Namun, pada artikel ini saya hanya akan membahas tentang Rhinitis Non-Alergi saja, khususnya tentang Rhinitis Vasomotor.


Apa itu Rinitis Vasomotor ?

Rhinitis vasomotor adalah salah satu jenis rhinitis yang bukan disebabkan karena alergi (Non-Allergic Rhinitis). Rhinitis vasomotor adalah gangguan yang terjadi karena kondisi pembuluh darah di hidung sangat sensitif. Terdapat saraf (neuron) kontrol yang abnormal dari pembuluh darah dalama hidung yang bisa mengakibatkan terjadinya peradangan.

Gejala rhinitis vasomotor ini mirip sekali dengan gejala rhinitis alergi, namun penyebabnya berbeda. Beberapa orang yang mengalami rhinitis vasomotor biasanya akan mengeluhkan pilek/ingusan yang tidak sembuh-sembuh, hidung tersumbat, serta sering bersin-bersin terutama di pagi hari.


Apa Ciri dan Gejala Dari Rhinitis Vasomotor?

Beberapa gejala umum dari rhinitis vasomotor yaitu?
  • Bersin-bersin
  • Hidung tersumbat
  • Hidung ingusan/meler
  • Postnasal drip (lendir/dahak dalam tenggorokan)


Apa Saja Faktor Resiko Rhinitis Vasomotor?

Faktor resiko adalah hal-hal yang mungkin bisa menyebabkan kondisi gejala rhinitis vasomotor terjadi. Beberapa faktor resiko fari rhinitis vasomotor diantaranya yaitu:

Bahan-Bahan Yang Bisa Mengakibatkan Iritasi - Orang yang sering mencium asap rokook, atau yang ditempat kerjanya sering mencium bau-bauan yang menyengat, bau bahan bakar, bau gas tertentu, polusi, dll, memiliki resiko mengalami gejala rhinitis vasomotor.

Jenis Kelamin - Wanita yang sedang hamil atau sedang menstruasi berpotensi mengalami gejala rhinitis vasomotor, itulah kenapa ada beberapa wanita yang suka bersin-bersin saat hamil terutama saat hamil muda.

Kondisi Kesehatan Tertentu - Orang yang memiliki penyakit tertentu seperti penyakit asma, dan beberapa penyakit kelaianan hormon biasanya memiliki kemungkinan mengalami gangguan vasomotor rhinitis lebih besar jika dibandingkan dengan orang yang tidak.


Apa Penyebab Rhinitis Vasomotor?

Pembuluh darah di dalam hidung harus berkontraksi dan mengembang, sehingga membantu untuk mengontrol aliran lendir. Sedangkan pada penderita rhinitis, kondisi pembuluh darahnya sangat sensitif dan mengakibatkan pembuluh darah membesar/melebar bila terkena beberapa jenis pemicu tertentu yang ada di lingkungan orang tersebut. Hal ini bisa menyebabkan sumbatan dan banyak lendir yang keluar dari hidung.

Pemicu umum rhinitis vasomotor diantaranya yaitu karena adanya penurunan suhu lingkungan (perubahan suhu dari normal mejadi dingin misalnya), perubahan kelembaban udara, bahan kimia tertentu, bau parfum, bau cat, asap, konsumsi alkohol, dan keadaan mental seseorang (stres). Sering kali penderita rhinitis vasomotor tidak sadar dengan pemicunya karena gejalanya kadang tidak terjadi setiap saat.

Penderita rhinitis vasomotor biasanya sering kali mengeluhkan gejala sering bersin-bersin dipagi hari. Penyebab atau pemicunya biasanya adalah penurunan suhu di pagi hari (terpapar suhu dingin saat bangun tidur).

Karena si penderita rhinitis vasomotor ini tubuhnya sangat sensitif terhadap perubahan suhu yang dingin, sehingga menyebabkan pembuluh darah dalam hidungnya melebar dan jadi mudah bersin-bersin disertai dengan hidung meler mengeluarkan banyak lendir. Selain di pagi hari, gejala rhinitis vasomotor juga sering muncul apabila setelah mandi.

Bagaimana Rhinitis Vasomotor di Diagnosa?


Meskipun gejala rhinitis vasomotor sama halnya dengan gejala rhinitis alergi, namun untuk mendiagnosanya sangat lah tidak mudah, karena saat ini belum ada alat yang bisa mendiagnosanya. Untuk mendiagnosa rhinitis vasomotor, biasanya Dokter akan melakukan beberapa tes alergi pada pasien, diantaranya yaitu:

Skin prick test – yaitu memasukan/menggoreskan alergen-alergen tertentu pada kulit pasien, kemudian jika dikulitnya muncul reaksi seperti rasa gatal, merah dan sedikit bengkak, maka kemunginan besar pasien tersebut memiliki alergi.

Tes Darah – Tes darah bertujuan untuk mengukur seberapa banyak antibodi IgE (Immunoglobulin E) yang ada dalam tubuh. IgE diproduksi oleh sistem imun dalam rangka respon terhadap suatu alergen yang dianggap pemicu.

Jika berdasarkan tes alergi tersebut tidak ditemukan adanya reaksi alergi, maka dokter akan mendiagnosa bahwa si pasien mengalami rhinitis vasomotor.


Apa pilihan pengobatan untuk Rhinitis Vasomotor?


Selain dengan menghindari segala kemungkinan pemicu, gejala rhinitis vasomotor juga bisa di bantu dengan obat-obatan. Obat yang sering digunakan untuk mengobati rhinitis vasomotor diantaranya yaitu:
  • Obat Semprot Corticosteroid - berfungsi untuk mengurangi peradangan dan hidung tersumbat.
  • Obat semprot hidung Antihistamin – meskipun obat-obatan ini biasanya digunakan untuk mengobati rhinitis alergi, obat ini juga bisa meredakan gejala bersin-bersin pada rhinitis vasomotor.
  • Obat semprot Anticholinergics – Obat ini bisa membantu melancarkan saluran pernafasan dari hidung tersumbat serta mengurangi jumlah lendir/ingus.
  • Sodium cromiglicate – Obat ini bisa mengurangi produksi ingus dan mengurangi kondisi peradangan. Biasanya obat ini digunakan dengan cara dihirup. 

Rekomendasi:

Jika Anda sedang menderita rhinitis vasomotor dengan ciri-ciri sering bersin-bersin di pagi hari, suka bersin-bersin setelah bangun tidur, atau sering bersin-bersin jika terkena udara dingin, saya sarankan Anda untuk membaca ebook mengatasi bersin yang bisa di peroleh di www.mengatasibersin.com. Dalam e-book tersebut terdapat panduan lengkap cara mengatasi gejala rhinitis vasomotor secara alami dan sangat ampuh.

Itulah sedikit informasi tentang Rinitis Vasomotor, semoga bermanfaat.

7 comments:

  1. Terima kasih informasinya, kebetulan saya menderita rinitis vasomotor.

    ReplyDelete
  2. Sekarang saya mengerti, makasih atas informasin nya.

    ReplyDelete
  3. Penyakit yg aneh.. ^_^

    ReplyDelete
  4. di e-book itu ada cara pengobatannya, dan benar2 bikin sembuh???

    ReplyDelete
    Replies
    1. Iya, didalamnya di jelasin detail banget, asalkan kamu mau rajin dan disiplin mengikuti panduannya, kemungkinan besar kamu juga bisa sembuh.

      Delete